PERBEDAAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN AIR REBUSAN DAUN BINAHONG (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis) DENGAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI POSKESDES GUNUNG MADDAH SAMPANG. (Studi di Poskesdes Gunung Maddah Sampang)

MAULIDAH, NURUL (2019) PERBEDAAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN AIR REBUSAN DAUN BINAHONG (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis) DENGAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI POSKESDES GUNUNG MADDAH SAMPANG. (Studi di Poskesdes Gunung Maddah Sampang). Undergraduate thesis, STIKES NGUDIA HUSADA MADURA.

[img] Text
Abstrak.docx

Download (16kB)

Abstract

Luka robekan perineum merupakan luka pada daerah perineum yang disebabkan oleh tindakan episiotomy maupun secara alami. Data penelitian berdasarkan studi pendahuluan pada bulan Desember 2018 di Poskesdes Gunung Maddah Sampang, hasil wawancara bahwa dari 10 ibu nifas didapatkan 3 ibu nifas mengalami keterlambatan penyembuhan luka perineum (30%). Perawatan luka perineum dapat dilakukan untuk menghindari keterlambatan luka, salah satunya dengan mengunakan air rebusan daun binahong atau air rebusan daun sirih merah yang mempunyai efek antibiotik, berdasarkan pada efek terapi ini maka binahong ataupun sirih juga bisa dijadikan bahan untuk perawatan luka yang digunakan untuk antiseptic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyembuhan luka perineum yang menggunakan air rebusan daun binahong dengan air rebusan daun sirih pada ibu nifas. Desain penelitian ini adalah Quasy Eksperiment with two group posttest only design. Variabel independen yaitu penggunaan air rebusan daun binahong dengan air rebusan daun sirih, sedangkan variabel dependennya yaitu penyembuhan luka perineum. Jumlah populasi yaitu seluruh ibu nifas yang mengalami luka perineum dan jumlah sampel yaitu 10 responden (5 Responden untuk penggunaan air rebusan daun binahong dan 5 responden untuk penggunaan air rebusan daun sirih) . Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Uji statistik menggunakan uji Mann whittney. Hasil penelitian di dapatkan yang menggunakan air rebusan daun binahong seluruhnya mengalami penyembuhan luka baik sebanyak 100%. Sedangkan yang menggunakan air rebusan daun sirih sebagian kecil mengalami penyembuhan luka baik sebanyak 20%. Setelah dilakukan uji statistic mann whitney diperoleh hasil nilai Pvalue searah = 0,014 yang berarti Pvalue lebih kecil dari < 0,05. Hasilnya ada perbedaan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas yang menggunakan air rebusan daun binahong dengan yang menggunakan air rebusan daun sirih. Dari hasil penelitian disimpulkan luka perineum yang menggunakan air rebusan daun binahong lebih cepat sembuh dibandingkan dengan yang menggunakan air rebusan daun sirih. Kata Kunci : Masa nifas , Perawatan Luka Perineum, Daun Binahong, Daun Sirih,

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perawatan Luka Perineum, Daun Binahong, Daun Sirih,
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: D4 Kebidanan
Depositing User: Stikes Ngudia Husada Madura
Date Deposited: 15 Nov 2019 07:40
Last Modified: 15 Nov 2019 07:40
URI: http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/47

Actions (login required)

View Item View Item